KELUARGA BESAR WAE LAWAS-MAKASSAR MENGGELAR PERTEMUAN PERDANA SEUSAI PEMILIHAN PENGURUS BARU
BlogNew.com- Makassar, 15 mei 2021; KELUARGA BESAR WAE LAWAS-MAKASSAR MENGGELAR PERTEMUAN PERDANA SEUSAI PEMILIHAN PENGURUS BARU.
Disela waktu kesibukan yg begitu padat yang di sebabkan dari berbagai faktor seperti Kuliah, kerja, dan urusan rumah tangga, Keluarga besar Wae lawas-makassar menyisikan sedikit waktu untuk berkumpul bersama guna membahas mengenai masalah atau segalah hal yang berkaitan dengan keperluan atau kebutuhan internal kerukunan.
Pertemuan itu bertempat di jln. Metro Tanjung Bunga Makassar, tepatnya di rumah kediaman dari bapak Wakil ketua kerukunan (bapak Gion) pada pukul: 20-00-selesai. Walau tidak sedikit anggota yg tidak datang dengan alasan kesibukan dan lain hal, pertemuan pun berjalan sesuai rencana.
Ada pun pembahasan yang telah di konsepkan oleh ketua kerukunan Bapak Sulpinus Midelson Goran atau yang kerap di sapa Gerand, antara lain ; mengenai Khas Kerukunan, Peralatan kerukunan lain seperti, spiker, terpal dll.
Dengan memasukan peralatan itu sebagai bahan diskusi tersebut, atas inisiatif dan dipandang perluh oleh pengurus seperti yg di sampaikan oleh Bapak wakil ketua kerukunan bahwa "dari saya begini, kami selaku pengurus kerukunan mengkosepkan ini sebagai bahan diskusi kita, karna kami sadar bawa selama ini kita tidak punya Uang khas kerukunan, dan kita tidak punya perlengkapan sendiri saat ada acara bersama, contoh acara tahun baru dan natal bersama. Kita selalu pinjam barang orang lain dan yg namanya kerukunan kita harus punya perlengkapan sendiri. Pungkas Pria yg akrap di sapa Gion itu.
Mendengar alasan itu, anggota yg hadirpun Setuju apa yg telah dikonsepkan oleh pengurus. Lalu bapak Geran selaku ketua memberi penjelasan kembali terkait uangkas; "jadi kami selaku pengurus sudah menentukan nominal yg harus dikumpulkan untuk uang khas setiap anggota perbulan yaitu Dua puluh ribu rupiah (Rp20.000). Dan uang itu nanti dipake untuk keperluan kerukanan, baik itu dipake beli Snack untuk saat pertemuan atau makan bersama atau hal lainnya" pungkasnya.
Mendengar penjelasan dari kegunaan uang khas tersebut Ada dari anggota kerukunan yg punya masukan lain dari kegunaan uang khas tersebut; "saya setuju dengan apa yg telah dijelaskan oleh bapak ketua mengenai kegunaan uang khas akan tetapi saya punya tambahan sedikit, bahwa apaka kita setuju kalau uang khas ini kita pake juga buat orang yg kecelakaan atau anggota kita yg celaka. Karna kerukunan itu ibarat keluarga yang memiliki Bapak, ibu dan anak-anak otomatis kalau dalam satu keluarga celaka dan butuh pertolongan berarti kita harus bantu tanpa punya harapan untuk dikembalikan. Tapi jika ada anggota yang membutuhkan untuk bayar kos, atau kuliah kita kasi dia pinjaman dan dengan adanya jaminan supaya orang tersebut tidak bisa lari atau kabur dari tanggung jawab. Tutup Marten Tambang yg akrab di sapa Asthen.
Terlepas dari masukan dari Asthen selaku anggota, Semua anggotapun setuju dengan hal itu.
(Penulis : Marten Tambang)
Link lain: :https://asthennet.blogspot.com/2021/05/keluarga-besar-wae-lawas-makassar.html

Sukses selalu em pak wartawan👍
BalasHapus